Puisi Chairil Anwar
0
Sia Sia
Posted by penyair cinta
February 1, 2009
Penghabisan kali itu kau datang
membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih:
darah dan suci.
Kau tebarkan depanku
serta pandang yang memastikan: Untukmu.
Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.
Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri.
Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Comments
0 comments to "Sia Sia"
Posting Komentar